Teacherpreneur, Sebuah Alternatif Pilihan
Oleh: Mampuono
Waketum PTIC
Teacherpreneur dapat diartikan sebagai brand baru profesi guru dimana guru tersebut selain menjadi pakar di kelas yang mengajar siswa secara sukses, tetapi juga memiliki waktu, ruang, dan penghargaan untuk menetaskan dan mengeksekusi ide-ide mereka sendiri, seperti halnya para wirausahawan. Mereka menciptakan produk untuk mengisi waktu luang dalam pengajaran, sering berbagi dan dapat menghasilkan keuntungan melalui penggunaan teknologi. Intinya seorang teacherpreneur adalah seorang guru yang sukses di dalam dan di luar kelas.
Jadi, siapa yang dapat menjadi teacherpreneur? Setiap guru dapat menekuni brand ini! Karena jalur karir guru yang terbatas dan kemampuan untuk mendapatkan tambahan kesejahteraan (baca: penghasilan ekstra) yang lebih memartabatkan guru tidak sama dengan di dunia bisnis, banyak guru yang memanfaatkan bakat dan minat mereka dengan merambah profesi baru di luar kelas. Mereka dapat membantu guru lain memberikan pelatihan metode mengajar yang baru, menemukan kurikulum baru dan segar, dan menjadi penggagas ide-ide baru yang bermanfaat tidak hanya di dunia pendidikan tetapi juga di masyarakat luas. Tidak hanya itu, kemampuan berkomunikasi dan berbicara di hadapan khalayak, penguasaan nilai tambah seperti penguasaan TIK, leadership, bahasa internasional, ketrampilan vokasional, kecepatn mempelajari hal-hal baru juga membuat para guru berpotensi sukses besar sebagai teacherpreneur.
Khusus bagi para guru yang bergerak di bidang vokasi, mereka beruntung karena akan memiliki kesempatan lebih untuk menekuni bidang teacherpreneurship yang sesuai dengan keilmuan vokasinya. Mereka dapat berpraktik wirausaha di bidang tersebut dan menjadi nilai lebih ketika memberikan pengajaran kepada siswanya atau menjadi narasumber bagi teman sejawatnya. Dan para teacherpreneur dapat memonetisasi keahlian dan ketrampilan yang dimilikinya kali seseorang atau organisasi mengundang mereka untuk berbagi, melihat video mereka di Youtube atau Instagram, membeli buku, atau mengunduh video tentang mereka.
Apa yang Harus Dimiliki Seorang Teacherpreneur?
Menjadi seorang teacherpreneur setidaknya harus memiliki sifat-sifat gigih, kreatif, visioner, penuh semangat, dan banyak akal. Profesi ini menuntut kemampuan untuk menjadi multi tasker dimana kemampuan berfokus pada beberapa pekerjaan sekalibus harus dimiliki. Maka modal sifat-sifat tersebut menjadi sangat penting bagi kesuksesan seoarang teacherpreneur.
Seorang teacherpreneur mungkin mengembangkan strategi persiapan menghadapi ujian bagi para siswanya dan membuatnya siap berbagi untuk sesama guru. Atau, seorang teacherpreneur dapat bekerja dengan stake holder untuk merevisi kebijakan pendidikan yang selama ini berjalan. Seorang teacherpreneur mungkin berinovasi dengan cara baru dalam mengajar yang merevolusi pembelajaran untuk sekelompok siswa tertentu atau bahkan sesama guru dan masyarakat umum, misalnya cara berliterasi dengan memanfaatkan Speech to Text dan Text to Speech untuk menulis dengan mulut dan membaca dengan telinga.
Teacherpreneur tidak hanya mengandalkan buku teks untuk mendapatkan informasi tetapi juga terhubung dengan berbagai sumber informasi yang luas untuk mendapatkan informasi yang relevan tentang suatu mata pelajaran untuk membawa tingkat kegembiraan dan kesuksesan baru ke dalam kelas. Pada akhirnya, menjadi teacherpreneur adalah dinamika dalam memberi dan menerima bagi guru untuk menggunakan apa yang telah mereka pelajari untuk berbagi kebermanfaatan bagi guru lain, stake holder pendidikan, dan bahkan masyarakat luas sambil terus mengajar dan membawa pemahaman yang lebih luas tentang suatu mata pelajaran kepada para siswa.
Bagaimana cara menjadi teacherpreneur?
Untuk menjadi seorang teacherpreneur, pikirkan baik-baik tentang apa yang paling Anda sukai dan kuasai dari menekuni profesi sebagai guru. Apakah menulis RPP? Keahlian menerapkan kurikulum baru? Menciptakan model atau metode baru? Menulis atau membuat buku? Mempersiapkan siswa untuk mengikuti tes Perguruan Tinggi? Melatih siswa memenangi lomba? Public Speaking atau story retelling? Mengorganisasi sesuatu? Melatih dan menerapkan ilmu kepemimpinan? Tentu banyak sekali hal-hal yang paling Anda sukai dan kuasai lalu dibuat daftarnya sesuai sekala prioritas.
Setelah Anda mendapatkan apa yang paling Anda sukai dan kuasai, berikut adalah beberapa langkah alternatif yang dapat diambil. Bergabunglah dengan situs freelance yang dapat menampung dan bahkan memonetisasi apa yang paling Anda sukai dan kuasai seperti di www.ruangguru.com/ruangpengajar, superprof.co.id, guruonline.id, dan masih banyak lagi. Pastikan kompetensi Anda marketable di bidang yang anda sukai dan kuasai. Jika Anda cukup mahir berbahasa Inggris anda dapat masuk ke link www.brybe.com, flexjobs.com, upwork.com, atau platform online lain yang memungkinkan Anda menawar pekerjaan yang sesuai dengan keahlian Anda secara global. Anda dapat memilih pekerjaan tambahan dengan memanfaatkan berbagai ketrampilan yang Anda miliki sebagai seorang guru dengan pilihan 100% daring dengan penghasilan yang lumayan. Pertimbangkan pengajaran online di mana sebagian besar guru memiliki fokus seperti siswa sekolah rumah, pelajar dewasa, atau bahkan siswa dari Afrika.
Gambar: Screenshot situs penyedia layanan freelancer berbahasa Indonesia.
Pada saat Anda merancang kurikulum atau serangkaian pembelajaran dari perencanaan, pelaksanaan, sampi evaluasinya, ini bisa menjadi cara terbaik untuk mendapatkan penghasilan tambahan dengan menjual akses secara online. Situs seperti teacherpayteachers.com adalah salah satu cara untuk membagikan apa yang telah Anda buat untuk mendapatkan uang. Anda dapat memanfaatkan mesin penterjemah seperti Google Translate untuk mempromosikan produk Anda ke dalam bahasa internasional sehingga bisa dijual secara global.
Jika bidang pengelolaan pembelajran adalah hal yang paling Anda sukai dan kuasai, dan Anda menyukai benar berbagai tantangan di bidang ini serta Anda gemar benar menghasilkan berbagai solusi terhdap permasalahan yang menjadi tantangan Anda, menjadi konsultan mungkin cocok untuk Anda. Apakah Anda suka mengintegrasikan teknologi ke dalam kelas? Atau apakah Anda suka membicarakan ide-ide solutif dan menjadi mentor? Apa pun yang Anda kuasai dan sukai, kemungkinan besar keterampilan khusus itu akan Anda butuhkan untuk menjadi teacherpreneur yang sukses.
Anda mungkin memutuskan untuk memberikan konsultasi secara mandiri dengan mempublikasikan nama Anda di media sosial dan blog pendidikan, atau Anda dapat bekerja di perusahaan konsultan pendidikan. Anda juga dapat bergabung dengan organisasi teacherpreneur seperti PTIC (Perkumpulan Teacherpreneur Indonesai Cerdas) dengan mendaftar free di http://s.id/daftarPTIC untuk mempromosikan bidang keahlian yang ada kuasai dan sukai di organisasi sehingga dapat melakukan branding secara lebih luas di seluruh tanah air dengan memanfaatkan jejaring PTIC.
Jika menurut Anda move on di era revolusi industri 4.0 dari teacher menuju ke teacherpreneur bisa jadi cocok untuk Anda, satu hal yang Anda butuhkan adalah keberanian untuk mencoba sesuatu yang baru dan menjadi pembelajar sepanjang hayat! Ada banyak cara untuk memonetisasi keterampilan Anda, terutama melalui pekerjaan online, tetapi Anda harus inovatif dan bertekad kuat.