Quotes From Mampuono

Quotes From Mampuono

 

Ide-ide terbaikmu, kata-kata terbaikmu, dan praktik-praktik terbaikmu hanyalah  uap  yang lenyap di udara, kecuali engkau menuliskannya.
(Mampuono, Founder Tali Bambuapus Giri)

Menulislah dengan mulut dan membacalah dengan telinga karena zaman memungkinkannya (Mampuono, founder Menemu Baling)

Sesungguhnya menulis itu semudah berkata-kata karena telah sampai eranya (Mampuono, founder Menemu Baling)

Jangan pernah mengaku menjadi guru  Pancasilais yang berkeadilan sosial jika jumlah buku yang kau pelajari dalam satu tahun selalu kalah oleh siswamu.(Mampuono, Founder Tali Bambuapus Giri)

Jika sungguh-sungguh ingin mencipta generasi emas, emaskan dulu dirimu.(Mampuono, Waketum Gerakan Moral Teacherpreneur Indonésia Cerdas (TIC))

Janganlah kamu suruh muridmu membaca dan belajar  10 buku baru setiap kurun waktu  tertentu sementara engkau lupakan dirimu. (Mampuono, Founder Asika Damba)

Janganlah kehilangan ruhmu sebagai guru dengan memperbanyak salin-tempel, sebaliknya wujudkan karyamu mencipta hal-hal baru di bidangmu. (Mampuono, Founder Batu Asimtut)

Dunia ini tak lagi mengenalmu selepas kepergianmu kecuali kau ikat kenangan tentangmu dengan berbagi  tulisan dan karya yang manfaatnya mengalir sepanjang waktu.  (Mampuono, Founder Mantra Menemu Baling)

Ubahlah kebiasaanmu bertutur dan menyimak menjadi kebiasaan menulis dan membaca karena revolusi industri 4.0 telah menyediakan semua alatnya.(Mampuono, founder Batu Asimtut)

Di era 4.0 ini, perdalam ilmumu dalam  bahasa dunia karena satu sentuhan saja  sudah bisa menjadikanmu paham semuanya.(Mampuono, Founder Raning Drama)

Ketika sama-sama empat kompetensi harus dikuasai, adilkah jika murid wajib membaca berpuluh buku sementara sang guru menyelesaikan hanya satu buku, dan itupun tidak tentu? (Mampuono, Founder Arrowly)

Indonesia emas adalah keniscayaan, namun  bukan tanpa syarat, sebab sekolah, pemerintah, dan masyarakat yang lemas hanya akan  melahirkan generasi lemas.
(Mampuono, Founder Tali Bambuapus Giri)

Siswa emas  dibentuk  dan ditempa oleh guru  emas, dan guru emas dihasilkan oleh pemerintah dan masyarakat yang juga emas.(Mampuono, Founder Tali Bambuapus Giri)

Berterima kasihlah kepada para pembulimu karena dari merekalah engkau  belajar menjadi kuat, tidak mudah menyerah, dan menjadi lebih hebat bahkan dari mereka sekalipun.
(Mampuono, Founder Raning Drama)

Jangan pernah mengira bahwa dicela, dicitrakan tidak baik, bahkan difitnah itu buruk bagimu, sebaliknya itu baik bagimu, karena dari sanalah engkau belajar menjadi pribadi yang paripurna.
(Mampuono, Founder Asika Damba)

Milikilah mental  bola bekel yang kenyal, pejal, tangguh, ulet,  dan fleksibel,  sebab  semakin dibanting dia  akan semakin melenting. (Mampuono, Founder Raning Drama)

Bangunlah rumahmu meski dari batu bata dan pasir  yang dilemparkan orang ke mukamu
(Mampuono, Founder Arrowly)

Janganlah mudah membenarkan atau menyalahkan tanpa ilmu, jangan pula mudah  menyebarkan kabar yang kepastiannya tidak tentu, sebaliknya manfaatkan gadgetmu untuk mencari tahu. (Mampuono, Founder Menemu Baling).


Sesungguhnya kepintaran sebuah telepon pintar hanyalah akan sepadan dengan kepintaran sang tuan yang memakainya.
(Mampuono, Founder Asika Damba)

Saat  sampai waktunya di mana  banyak  profesi yang hilang,  cara bertahan terbaik adalah menjadi pembelajar seumur hidup yang  terus  menyesuaikan diri dengan perubahan.(Mampuono, Founder Tali Bambuapus Giri)

Jika ingin  lebih memahami Sang Khaliq dan makhluk-Nya, asahlah HOTS-mu baik-baik, sebab di sanalah nalarmu ditempa agar lebih tahu siapa dirimu sesungguhnya.(Mampuono)

*Setiap yang bisa mendengar bisa membaca,  yang bisa berbicara bisa menulis, sekalipun ia buta huruf atau bahkan buta sama sekali, sebab saat ini telah sampai pada zamannya (Mampuono, Founder Tali Bambuapus Giri)

Jadikan Lingkunganmu perpustakaan pribadi karyamu karena setiap ucapanmu adalah khazanah pustaka digital jika  tersambung dengan Kode Respon Cepat (QR-Code). (Mampuono, Founder Tali Bambuapus Giri)