Part 2 " Kerangka Pembangunan Gerakan Teacherpreneur Indonesia"
Pertanyaannya bagaimana harus memulainya dari kelas sebagai unit terkecil?
Selalu awali dari apa yang anda percayai dan yakini setiap melakukan sesuatu. Dan keyakinan tersebut diawali dengan rasa percaya dan positif terhadap semua hal yang ada di sekitar kita.
Kita yakin dan optimis disekolah semua siswa kita bisa menyenangi matematika, walaupun sekarang fakta nya belum demikian. Kita yakin dan optimis waktu belajar merupakan waktu yang paling menyenangkan bagi siswa, kita yakin orang tua siswa terlibat aktif memantau aktivitas belajar anaknya di sekolah. Dan untuk poin gerakan teacherpreneur nya kita juga harus yakin bahwa semua pendidik dan tenaga pendidik di Indonesia bisa bermartabat sejahtera dan sukses dimana pun berada.
Karena jika keyakinan akan perubahan positif saja tidak kita miliki dan selalu beraura negative dan pesimis maka setiap aksi nyata tidak akan pernah dimulai dari satu langkah kecil, dan satu langkah tidak akan pernah menjadi dua, tiga hingga jutaan langkah berikutnya. Penuhi dasarnya dan syaratnya baru bisa lewati proses berikutnya.
Untuk memulai dari satu hal terkecil untuk mewujudkan gerakan teacherpreneur selalu hindari sifat dan karakter tidak percaya terhadap diri sendiri. Selalu berpikir saya terlalu sibuk untuk memulai sesuatu yang lain di luar aktivitas rutin buanglah jauh – jauh. Selalu ada waktu untuk memulai sesuatu yang baru. Berpikir bahwa saya harus lebih maju lebih dahulu dari yang lainnya buang juga jauh – jauh, majulah bersama dan kolaborasi dalam mewujudkan teacherprener ini. Perasaan bahwa gerakan teacherpreneur ini tidak sesuai dengan pengembagan kurikulum buang juga jauh – jauh dari kamus kita semua. Kita terlalu tua atau bahkan terlalu muda untuk membuat gerakan teacherpreneur Indonesia buang juga jauh – jauh, tidak kah kita sadar bahwa Kolonel sanders mendirikan KFC di usia 65 Tahun dan sukses di usia 70 tahun. Dan di dalam negeri sendiri Nadiem Makarim masih sangat terlalu muda untuk menjadikan Go – Jek salah satu perusahaan terbesar didunia. Kesimpulannya tidak ada batasan usia untuk selalu memulai satu langkah kecil.
Selanjutnya yang harus dilakukan adalah mengerti terhadap semua keluhan dan masalah yang ada disekitar kita. Hal – hal sakit dan menyakitkan kita yang menganggu disekitar kita. Mengerti terhadap semua yang kita keluhkankan di sekitar kita. Dan langkah terbaik untuk memecahkan semua masalah tersebut adalah mengerti mengapa hal tersebut terjadi, dan mampu menggambarkan masalah tersebut dalam sebuah pohon besar, yang mana batang pohon tersebut adalah masalahnya, akar pohon tersebut merupakan sebab masalah tersebut terjadi dan cabang – cabang pohon itu merupakan gambaran besar apa yang akan terjadi selanjutnya, jika masalah tersebut tidak diatasi dan satu hal kecil perubahan tidak kita lakukan.
Kembali dan melanjutkan jawaban Pertanyaannya bagaimana harus memulainya?
akan bersambung di Part 3...