Part 1 " Kerangka Pembangunan Gerakan Teacherpreneur Indonesia"

BAGIAN I

Dari Seri Kerangka Pembangunan Gerakan Teacherpreneur Indonesia

Seorang siswa dengan sangat bersemangat berangkat ke sebuah kelas berenang, tapi yang anda jumpai disana adalah seorang instruktur yang belum pernah sama sekali berenang dalam hidupnya. Tapi instruktur renang tersebut tetap mengajarkan cara berenang kepada siswa tersebut, namun hanya berupa konsep – konsep nya saja, dan hingga kelas renang selesai siswa tersebut sama sekali belum pernah terjun ke kolam renang?

Bisakah membayangkan ini dan seringkah terjadi di kelas – kelas belajar yang kita ampu?

Dalam membangun Gerakan Teacherpreneur Indonesia ini andalah, kami, kita dan merekalah instruktur renangnya, yang pastinya, tahu cara berenang, pernah berenang dan menguasai berbagai teknik dan metode tertentu dan tentunya memiliki tujuan yang sama mengembangkan teacherpreneur di Indonesia.

Jadi gerakan teacherpreneur ini prinsipnya bukan tentang KAMI, tetapi bagaimana kami harus menjadi kita mengambil 1 aksi nyata untuk menghasilkan sesuatu perubahan, bersama KITA mewujudkan Indonesia adil dan makmur, khusus seluruh pendidik di Pelosok Nusantara.

Pasal 1

Menemukan Gairah (Semangat)

Dalam permainan sepakbola suatu tim yang ingin menjadi pemenang akan mencoba melakukan banyak hal, mulai dari merenovasi stadion sepakbola, mendatangkan pelatih handal atau bintang dan mungkin juga membeli pemain bintang. Tapi dalam sebuah pertandingan sepakbola hal yang paling diperlukan adalah para pemain dapat menguasai pertandingan, mendikte permainan dan mencetak gol, tentunya untuk menang dalam sebuah pertandingan sepak bola pemain harus bergairah dalam pertandingan tersebut dan menunjukkan kreatifitas permainan pada laga tersebut, tanpa itu maka pertandingan akan sulit di menangkan. Nah begitu juga para guru, hanya mampu memenangkan hati siswa dalam suatu kelas jika guru tersebut bergairah pada hari pertunjukkannya dan tahu cara mencapai tujuannya pada hari pertunjukkannya.

Oleh karena itu gairah yang harus selalu dijaga adalah keinginan untuk selalu berkreatifitas. Dan KITA bersama harus meletakkan kreatifitas ini sebagai fondasi gerakan Teacherpreneur. Kreatifitas yang kita pahami bukan hanya tentang menciptakan sesuatu, tetapi meniru, mengamati, membuat ulang dengan cara tersendiri juga bagian dari kreatifitas.

Ayat 1 Memiliki mimpi besar

Pernahkah anda membayangkan bahwa perusahaan telekomunikasi seperti NOKIA dan blackberry bukan lagi penguasa dalam bidang alat telekomunikasi atau Perusahaan KODAK yang bisa bangkrut pada tahun 2012.

Perubahan itu sangat cepat sekali dan bahkan itu terjadi disaat kita belum siap untuk menghadapi perubahan tersebut. Sehingga yang berhenti bergairah akan berhenti untuk bermimpi dan yang berhenti untuk bermimpi akan tidak tahu mengapa ia hidup dan bernapas dan tidak tahu apa yang harus dilakukan serta arah mana yang akan ia tuju.

Jangan pernah berhenti bermimpi seperti Nelson Mandela yang memiliki mimpi untuk Afrika Selatan yang tetap bergairah walaupun dipenjara selama 27 tahun dan menterjemahkan gairah nya menjadi bagaimana menciptakan gerakan untuk memwujudkan mimpinya tersebut.

Tetaplah bergairah untuk bermimpi seperti elon musk yang masih mencari cara terbang dan mendarat di Mars.

Maka hal penting untuk membentuk karakter teacherpreneur adalah menjaga gairah dan semangat untuk terus bermimpi dan menetapkan target dan tujuan yang jelas.

Ayat 2 Dimulai dari kelas sebagai unit terkecil

Untuk setiap perubahan selalu dimulai dari satu langkah kecil, satu langkah akan menjadi dua, tiga, ribuan hingga jutaan langkah berikutnya. Memulai suatu aksi, konsisten dan komitmen merupakan hal terberatnya.

Bersambung ke Part 2...

Oleh

Dodi Iswanto, S.Pd, M.Pd

Sekretaris Jendral PP PTIC